World News

Ahli K3 Didenda Karena Memberi Saran yang Tidak Kompeten?

Seorang Konsultan K3 independen telah didenda Rp. 25 juta karena memberikan saran buruk kepada klien

Pada tanggal 30 Juni 2020 yang lalu, HSE (Health Safety Executive) sebagai regulator K3 nasional Inggris memuat siaran pers.

Di jelaskan seorang konsultan independen telah didenda karena melanggar undang-undang keselamatan dan kesehatan kerja. Dimana ia memberikan saran K3 pada hal-hal teknis dan kompleks, namun saran yang diberikan kepada kliennya tidak memenuhi syarat.

Pengadilan Luton Crown mendengar bagaimana seorang konsultan K3 independen (self-employed health and safety consultant) memberikan nasihat yang tidak memadai dan cacat kepada perusahaan skala kecil dan menengah tentang manajemen dan pengendalian risiko dalam kaitannya dengan getaran lengan tangan, kebisingan, dan kontrol zat-zat yang berbahaya bagi kesehatan di tempat kerja.

Hasil Investigasi HSE UK menemukan beberapa saran yang cacat. Pertama, Clive Weal salah dalam mengidentifikasi risiko dari paparan getaran tangan (dinilai rendah)​ dan menyarankan untuk menggunakan ‘anti vibration gloves’ sebagai langkah kontrol yang tepat. 

Kedua, Clive juga gagal mengidentifikasi bahwa cat yang mengandung isosianat dapat menyebabkan asma. 

Akhirnya, saran yang tidak kompeten tersebut mengakibatkan kurangnya tindakan perbaikan yang diterapkan untuk mencegah pekerja terpajan pada tingkat kebisingan, getaran tangan, dan zat-zat kimia yang dapat berdampak buruk pada kesehatan pekerja.

Clive mengaku bersalah melanggar Section 3(2) dari Health and Safety at Work Act 1974 dan didenda sekitar 25 juta rupiah.

Parmjit Gahir, HSE Specialist Inspector mengungkapkan bahwa: “Pengusaha lebih cenderung menggunakan konsultan eksternal untuk memberikan bantuan dalam situasi kompleks di mana diperlukan tingkat kompetensi yang lebih tinggi.

Bagaimana konsultan mencapai kompetensi tergantung pada diri mereka sendiri. Namun konsultan harus dapat meyakinkan pengusaha bahwa mereka memiliki tingkat kompetensi yang memadai untuk pekerjaan yang ada.

Menjadi anggota badan profesional yang relevan, yang menetapkan standar kompetensi untuk anggotanya dan mengoperasikan skema pengembangan profesional berkelanjutan adalah salah satu cara yang dapat dilakukan. Seperti menyajikan bukti pengalaman yang relevan misalnya referensi dari klien sebelumnya atau memperoleh kualifikasi.”

Jika konsultan K3 ditemukan melanggar undang-undang, HSE UK akan meminta pertanggungjawaban orang atas kegagalan mereka. (Isafety/A.B.A.C)

Sumber:

https://press.hse.gov.uk/2020/06/30/consultant-fined-for-providing-incompetent-health-and-safety-advice/ diakses tanggal 10 Juli 2020

Tags
Show More

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 + 7 =


Back to top button
Close
Close