Peduli Perubahan Lingkungan dan Pemanasan Global, Lippo Cikarang Efisiensi Energi dan Kendalikan Emisi

Sepanjang 2024 Lippo Cikarang telah merealisasikan sejumlah inisiatif konkret seperti penggantian sistem kontrol pada motor pompa dan penggunaan lampu LED untuk Penerangan Jalan Umum (PJU).

Jakarta, isafetymagazine.com – Lippo Cikarang mendorong efisiensi energi dan pengendalian emisi di kawasan industri yang dikelolanya. Langkah ini dilakukan dengan kenaikan perhatian terhadap isu perubahan iklim dan pemanasan global.

Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari tanggung jawab perusahaan dalam mengurangi dampak lingkungan sekaligus memastikan operasional kawasan berjalan secara berkelanjutan.

Lippo Cikarang sadar penggunaan energi listrik dan bahan bakar minyak (BBM) masih didominasi sumber energi fosil berkontribusi terhadap emisi karbon.

Jadi, berbagai langkah ditempuh untuk meningkatkan kesadaran perilaku ramah lingkungan dan mendorong penggunaan energi secara efisien.

Deputy Chief Operating Officer (COO) PT Lippo Cikarang Tbk, Lukas Budi Setiawan mengemukakan perseroan melakukan monitoring lingkungan dengan melaksanakan pengujian kualitas udara ambien di area industri setiap enam bulan sekali.

Hasil pengujian ini dilaporkan secara berkala kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi dan DLH Provinsi Jawa Barat (Jabar) dalam bentuk Laporan Rencana Pengelolaan Lingkungan dan Rencana Pemantauan Lingkungan (RKL dan RPL).

Hal ini merupakan dokumen wajib untuk memastikan pengelolaan dan pemantauan dampak lingkungan dilakukan secara terukur dan berkelanjutan.

Lippo Cikarang juga melakukan pemantauan rutin terhadap tenant industri, khususnya yang menggunakan batu bara sebagai sumber energi. Pemantauan ini dilakukan untuk memastikan pengelolaan emisi berjalan sesuai Peraturan Kawasan dan regulasi pemerintah.

“Apabila ditemukan ketidaksesuaian, LPCK secara aktif memberikan pemberitahuan dan mendorong perbaikan pengelolaan emisi. Dalam rangka meningkatkan pemahaman dan kepatuhan tenant, Perseroan juga secara konsisten menyelenggarakan kegiatan sosialisasi pengendalian emisi,” kata Lukas Budi Setiawan pada Senin (26/1/2026).

Dari sisi operasional diterapkan Lippo Cikarang berbagai langkah efisiensi energi seperti pengolahan air limbah dan sistem aliran gravitasi dioptimalkan untuk meminimalkan penggunaan pompa listrik.

Sementara itu pengolahan air bersih dilakukan Lippo Cikarang melakukan pengurangan intensitas proses backwash, pengoperasian instalasi di luar jam beban puncak, dan pemantauan konsumsi listrik secara rutin.

Sepanjang 2024 Lippo Cikarang telah merealisasikan sejumlah inisiatif konkret seperti penggantian sistem kontrol pada motor pompa dan penggunaan lampu LED untuk Penerangan Jalan Umum (PJU).

Selain itu area perkantoran dan penerapan kebijakan penghematan listrik dengan mematikan lampu dan peralatan elektronik saat tidak digunakan.

Efisiensi energi juga diterapkan melalui optimalisasi kendaraan operasional untuk menekan konsumsi BBM, penyediaan tandon air.

Langkah ini guna mengurangi ketergantungan pada pompa elektrik, penonaktifan sambungan listrik yang tidak lagi digunakan, dan penggantian lampu PJU konvensional menjadi LED yang lebih ramah lingkungan.

Lippo Cikarang komit terus meningkatkan efisiensi energi dan mendorong penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan.

Jadi, perseroan akan terus memperkuat kolaborasi dengan tenant dan pemangku kepentingan lainnya guna menciptakan kawasan industri yang berdaya saing, bertanggung jawab, dan berkelanjutan. (adm)

Sumber: investortrust.id

Exit mobile version