Regional News

Tabung Gas Bengkel Las Meledak: 3 Tewas, 1 Kritis & 9 Luka

BINJAI, ISafetymagazine.com – Sebuah ledakan terjadi di sebuah bengkel las milik Suriono (53) di Jl Tengku Amir Hamzah KM 29, Kelurahan Tandem Hulu II, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, Kamis (27/8/2020) pagi.

Ledakan yang disertai kobaran api yang terjadi sekira pukul 10.00 WIB itu terbilang dahsyat. Ledakannya terdengar hingga radius sekitar 1 km dari lokasi kejadian sehingga membuat warga mengira ledakan bom.

Ledakan dipastikan bukan bom

Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Sumut Kombes Pol Abu Bakar Tertusi yang mendatangi lokasi kejadian memastikan, ledakan bukan berasal dari bom. Melainkan berasal dari tabung gas ketika sedang dilakukan pekerjaan las.

“Setelah berkoordinasi dengan Kasubden Jibom, diketahui bahwa tidak ada unsur bahan peledak (bom). Diduga berasal dari tabung gas yang meledak saat digunakan mengelas oleh salah seorang karyawan bengkel las. Sehingga hal ini diduga akibat kurangnya kehati-hatian (kelalaian)” kata Kombes Pol Abu Bakar Tertusi sebagaimana dilansir dari laman sindonews.com, Kamis (27/8/2020).

Dugaan yang sama ihwal sumber ledakan juga dikemukakan Kapolres Binjai AKBP Romadhoni Sutardjo. “Informasi yang diperoleh ledakan berasal dari tabung gas elpiji dan tabung gas oksigen sehingga menghancurkan bangunan bengkel milik saudara Suriono,” kata Kapolres Binjai AKBP Romadhoni Sutardjo sebagaimana dilansir dari laman detik.com, Kamis (27/8/2020).

Menurut Kapolres, serpihan besi akibat ledakan dari tabung gas elpiji dan tabung gas oksigen itu membuat sejumlah orang terluka hingga merusak mobil dan sepeda motor yang sedang melintas di lokasi kejadian.

“Serpihan dari besi ledakan tabung gas elpiji dan tabung gas angin mencederai korban serta merusak mobil dan sepeda motor yang melintas di lokasi ledakan,” tuturnya.

Melengkapi keterangan Kapolres Binjai, Kasubag Humas Polres Binjai AKP Siswanto Ginting mengatakan, tabung gas itu meledak ketika sedang digunakan untuk pekerjaan mengelas oleh salah seorang karyawan bengkel las bernama Erwin (27).

“Setelah dilakukan olah TKP (tempat kejadian perkara), kejadian ini diduga akibat meledaknya tabung gas tinggi lebih kurang 1,5 meter yang dipergunakan untuk las dan potong besi,” kata AKP Siswanto Ginting sebagaimana dilansir dari laman detik.com, Kamis (27/8/2020).

Dalam peristiwa itu, kata Siswanto, Erwin yang tercatat sebagai  warga Kelurahan Tunggurono, Kecamatan Binjai Timur tewas di tempat dengan kondisi kepala pecah.

Korban: 3 Tewas & 9 Luka

Selain Erwin, ledakan tersebut juga menewaskan karyawan bengkel las bernama Ayu (24). Kasir bengkel warga Desa Tandem Hilir I, Kecamatan Hamparan Perak ini meninggal di tempat dengan kondisi luka pada bagian dada dan leher.

Menurut Kasat Reskrim Polres Binjai, AKP Yayang Rizky Pratama, Saat peristiwa terjadi, Ayu berada sekitar 3 meter dari titik ledakan.

“Satu lagi (korban tewas), seorang supir mobil Fortuner bernama Budi Erwinsyah (39). Saat melintas di lokasi kejadian terkena sepihan ledakan di kepala dan meninggal dunia,” kata AKP Yayang sebagaimana dilansir dari laman kumparan.com, Kamis (27/8/2020).

Budi Irwansyah, warga Desa Marindal Medan, mengalami putus pergelangan tangan dan bagian kepala pecah akibat serpihan ledakan ketika melintas di depan bengkel dan meninggal di Klinik Wirahusada.

AKP Yayang memastikan, tersebut ledakan tabung gas di bengkel las milik Suriono itu mengakibatkan tiga orang tewas, satu orang kritis, dan 9 orang lainnya terluka.  “Total ada 13 korban, 3 meninggal dunia dan 9 luka berat. Satu orang kritis yang belanja besi di bengkel itu,” tegas AKP Yayang sekaligus meralat berita yang sebelumnya beredar luas di media yang menginformasikan ledakan di bengkel las tersebut mengakibatkan 4 orang tewas.

Korban kritis dimaksud AKP Yayang adalah Mardiono (55). Hingga Kamis malam, Mardiono masih terbaring lemah di Klinik Asia Media Tandem, akibat mengalami luka bakar pada bagian kaki sebelah kanan dan punggung. Saat kejadian, warga Jalan Bambu Pasar X Kelurahan Cengkel Turi, Kecamatan Binjai kebetulan hendak membeli besi ke bengkel las tersebut.

Di luar Erwin dan Ayu yang meninggal langsung di lokasi kejadian, para korban luka dilarikan ke tiga layanan kesehatan terdekat. Sebagian besar dilarikan ke  Klinik Asia Medika (9), Klinik Wirahusada (1), dan RS Bidari Binjai (1).

Korban Luka di Klinik Asia Media Tandem:

  1. Diki Candra (21) karyawan bengkel las, warga Jalan Randu Kelurahan Jati Utomo Binjai Utara mengalami luka pada kepala.
  2. Hamidun (51) karyawan bengkel, warga Jalan MT Haryono Gang Baru, Kelurahan Cengkeh Turi Binjai Utara mengalami luka bakar pada bagian dada dan kepala serta punggung.
  3. Apok (60), karyawan bengkel, warga Desa Karang Rejo Stabat mengalami luka pada tangan kiri dan kanan serta pinggang.
  4. Suryadi (37), karyawan bengkel, warga Desa Sendang Rejo, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat mengalami luka pada bagian kepala.
  5. Waris (40), karyawan bengkel, warga Pasar 8 Desa Sidumolyo Kecamatan Binjai Kabupaten Langkat mengalami luka bagian perut.
  6. Mugiono (50), karyawan bengkel warga Dusun I Purnamasari Desa Tandem Hulu II Hamparan Perak mengalami luka pada bagian kepala.
  7. Mardiono (55) mengalami luka bakar pada bagian kaki sebelah kanan dan punggung.
  8. Mulianto (37) warga Jalan Mesjid Desa Sidomulyo Kecamatan Stabat Langkat (pemilik mobil Toyota Rush Silver BK 1706 EJ) mengalami luka bakar pada kepala dan badan, serta kaki melepuh.
  9. Rama Manalu (39) warga Tanjung Morawa Deliserdang yang merupakan pemilik mobil Toyota Fortuner Hitam BK 3 RN mengalami luka pada tangan kanan akibat serpihan kaca mobil.

Korban luka yang dilarkan ke Klinik Wirahusada adalah Budi Irwansyah (39). Sopir mobil Fortuner BK 3 RN ini meninggal dunia tak lama kemudian.

Baca juga:

Sedangkan korban Luka di RS Bidari Binjai adalah Hadi Suwito (70) warga Dusun I Purnamasari Desa Tandem Hulu II Hamparan perak mengalami luka pada bagian kaki.

Selain mengakibatkan 3 orang tewas, 1 kritis, dan 9 orang lainnya terluka, kasus ledakan bengkel las ini juga mengakibatkan empat kendaraan roda empat dan satu sepeda motor mengalami kerusakan. Yaitu Toyota Fortuner BK 3 RN, Isuzu Panther BK 1398 DI, Toyota Rush BK 1706 EJ, Mitsubishi BK 1907 DU, dan satu sepeda motor Honda Supra BK 4807 HM.

Sejumlah rumah warga yang berada di sekitar bengkel las juga dikabarkan mengalami kerusakan pada bagian dinding, atap dan jendela. (Lutfi syawal)

Show More

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 + 3 =


Back to top button