1 Pekerja Tewas Terlindas Side Loader, KBN Ajak Tenant Awasi Penerapan K3

KBN telah berkoordinasi dengan aparat kepolisian dan tim Inafis saat penanganan awal di lokasi termasuk dukungan pengamanan area dan evakuasi korban.

Jakarta, isafetymagazine.com – Kawasan Berikat Nusantara (KBN) melibatkan semua tenant untuk pengawasan penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di Marunda, Jakarta Utara (Jakut).

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari evaluasi dan komitmen peningkatan standar K3 di lingkungan kawasan.

“Kami manajemen PT KBN menyampaikan duka cita atas peristiwa tersebut. Serta menegaskan penghormatan terhadap proses penyelidikan yang tengah dilakukan aparat berwenang,” kata Sekretaris Perusahaan PT KBN, Desy Ika Sulisti pada Senin (2/3/2026).

KBN mengemukakan operasional unit usaha tenant berada di bawah kewenangan masing-masing manajemen. Namun, perusahaan memiliki peran dalam pengelolaan kawasan secara umum.

Selain itu penyediaan infrastruktur dasar, sistem pengamanan, dan pemantauan kepatuhan terhadap ketentuan keselamatan yang berlaku.

Desy Ika Sulisti mengemukakan penguatan K3 dilakukan melalui peningkatan penerapan standar keselamatan kawasan yang tertuang dalam perjanjian kerja sama.

Kemudian, evaluasi berbasis risiko terhadap implementasi keselamatan kerja tenant dan peningkatan kesiapsiagaan dan respons kedaruratan.

KBN juga memperkuat mekanisme monitoring melalui forum koordinasi kawasan dan sosialisasi standar keselamatan kerja guna meminimalkan potensi risiko serupa.

“PT KBN menghormati proses penyelidikan yang sedang berjalan dan akan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak. Ini untuk memastikan langkah penanganan dan evaluasi dilakukan secara objektif, komprehensif, dan sesuai prinsip tata kelola perusahaan,” tuturnya.

KBN telah berkoordinasi dengan aparat kepolisian dan tim Inafis saat penanganan awal di lokasi termasuk dukungan pengamanan area dan evakuasi korban.

Sebelumnya, seorang laki-laki ditemukan tewas setelah terlindas alat berat di KBN Marunda, Cilincing, Jakarta Utara pada Kamis (26/2/2026). Korban bernama Gransy Hermawan (43) asal Ngawi, Jawa Tengah.

“Korban meninggal dunia akibat terlindas side loader (alat berat untuk angkat dan angkut Container) yang dikemudikan oleh terlapor inisial AS (36),” ujar Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Cilincing, AKP Bobi Subasri. (adm)

Sumber: Radio Republik Indonesia

Exit mobile version