Jakarta, isafetymagazine.com – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) menilai keselamatan dan kesehatan kerja (K3) sebagai fondasi utama keberhasilan pemeliharaan alutsista lembaga tersebut.
Skadron Teknik (Skatek) 045 Depohar 80 menggelar Sosialisasi Keselamatan Terbang dan Kerja (Lambangja) serta Kesehatan pada Selasa (3/2/2026). Kegiatan ini diikuti Komandan Skatek 045 bersama Perwira, Bintara, dan Tamtama.
Tujuannya, menyatukan persepsi seluruh personel tentang keperluan budaya keselamatan pada setiap lini tugas.
Langkah ini sebagai kewajiban prosedural, keselamatan kerja diposisikan sebagai kebutuhan utama yang melekat pada profesionalisme teknisi dalam menjaga kesiapan dan keandalan alutsista matra udara.
Kasigahlakambangja Subditlambangja Ditlanbangja Koharmatau, Mayor Tek Djunaidi Kahar menyampaikan materi Lambangja.
“Lambangja merupakan pedoman utama yang harus dipahami dan diimplementasikan secara konsisten, mulai dari kepatuhan terhadap prosedur hingga pembentukan perilaku kerja yang aman, disiplin, dan bertanggung jawab dalam setiap aktivitas pemeliharaan,” katanya.
Kasidukkes Koharmatau Kapten Kes dr. Elfa Rizki Muhammad menambahkan edukasi komprehensif terkait kesehatan fisik dan ketahanan moral personel.
Materi meliputi pemahaman bahaya penyakit menular seksual seperti HIV, upaya pencegahan, serta keperluan menjaga perilaku hidup sehat dan bertanggung jawab demi menunjang kesiapan tugas dan stabilitas psikologis prajurit.
“Pencegahan dimulai dari pengenalan diri dan lingkungan, dengan membangun kesadaran untuk menjauhi perilaku berisiko yang dapat berdampak negatif bagi kesehatan, mental, dan kehormatan satuan. Personel yang sehat secara fisik dan mental diyakini akan lebih fokus, disiplin, serta optimal dalam menjalankan tugas pengabdian kepada negara,” ujarmua
Dengan begitu seluruh teknisi Skatek 045 Depohar 80 semakin solid, sehat, dan profesional, serta mampu menanamkan budaya keselamatan kerja secara berkelanjutan.
Jadi, Skatek 045 berkomitmen mewujudkan zero accident dan menjaga kualitas pemeliharaan alutsista TNI AU secara maksimal. Hal ini dilakukan dengan mengutamakan penerapan K3. (adm)
Sumber: TNI AU






