Cilacap, isafetymagazine.com – Kilang Pertamina Internasional (KPI) Refinery Unit (RU) IV Cilacap membangun fasilitas pompa fire water di Area 70 dengan Kick Off Meeting yang berlangsung di Gedung Donan Hall, Cilacap, Jawa Tengah (Jateng) pada akhir pekan lalu.
Pemasangan pompa fire water guna memberikan perlindungan fasilitas kilang dari risiko kebakaran.
Sistem tersebut dirancang guna memastikan ketersediaan pasokan air dan tekanan untuk mengantisipasi kondisi darurat secara cepat dan efektif.
“Semoga eksekusi pemasangan pompa fire water berlangsung lancar dan aman, tepat waktu, serta patuh pada regulasi. Ini adalah bagian dari komitmen kami dalam mengutamakan keselamatan,” kata Manager Engineering and Development KPI RU IV Cilacap Jefri A Simanjuntak.
Pelaksanaan pemasangan pompa fire water juga akan mengikuti jadwal pemeliharaan terencana dan menjamin semua pompa pemadam kebakaran berfungsi optimal sesuai kebutuhan.
“Sistem proteksi kebakaran, termasuk pompa fire water, dibangun dengan mengacu pada standar keamanan yang berlaku. Meski kita berharap tidak pernah menggunakannya, fasilitas ini harus siap setiap saat,” ucapnya.
Kilang Cilacap memiliki kapasitas produksi pengolahan minyak sebesar 348 ribu barel per hari yang menyumbang sekitar 34% kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) nasional. Selain itu 60% konsumsi BBM di Pulau Jawa dan produsen avtur domestik.
Wilayah operasional Kilang Cilacap dibagi dua area, yakni Area 60 di Jalan MT Haryono, Kelurahan Donan, Kecamatan Cilacap Tengah, Kabupaten Cilacap, seluas 200 hektare.
Kemudian, Area 70 di tepi Pantai Teluk Penyu, Kelurahan Cilacap, Kecamatan Cilacap Selatan, seluas 50 hektare, sebagai area penerimaan minyak mentah (crude)
Produk Kilang Cilacap meliputi bahan bakar seperti Pertamax, Solar, Dexlite, Avtur, LPG, dan HSFO, serta produk petrokimia seperti Paraffinic Oil, Paraxylene, Benzene, Propylene, Asphalt, Slack Wax, Sulfur, dan Lube Base Oil. (adm)
Sumber: Antara News