APD Alat Pelindung Diri

Begini Dampak Cedera Mata Akibat Kecelakaan Kerja

Kecelakaan kerja berupa cedera mata bisa akibat paparan angin dan udara kencang juga bisa mengganggu penglihatan.

Jakarta, isafetymagazine.com – National Institute for Occupational Safety and Health (NIOSH) menyebutkan sebanyak 1 dari 10 pekerja mengalami cedera mata akibat kecelakaan kerja.

Bahkan, sebanyak 10%-20% pekerja yang mengalami cedera mata akibat kecelakaan kerja mengalami kehilangan penglihatan secara sementara hingga kehilangan penglihatan permanen (buta).

“Kejadian ini membutuhkan cuti guna beristirahat hingga pulih kembali,” kata Ahli Refraksi Optisi dari Akademi Refraksi Optisi dan Optometri (Arogapopin), Kusilo dalam laman resmi akademi tersebut pada Senin (5/6/2023).

Hal lainnya yang menyebabkan cedera mata akibat kecelakaan kerja di tempat kerja antara lain hantaman atau goresan pada mata bisa berakibat kerusakan kornea mata.

Cedera mata juga bisa berupa penetrasi benda asing.

Kejadian ini dapat menusuk bola mata dan cedera serius hingga kehilangan penglihatan secara permanen.

Cedera mata lainnya akibat kecelakaan kerja akibat terpapar radiasi sinar Ultraviolet (UV) yang dapat merusak permukaan kornea dan konjungtiva.

Selain itu partikel kecil seperti debu, gas, benda cair lainnya yang dapat menyebabkan iritasi mata.

Kecelakaan kerja berupa cedera mata bisa akibat paparan angin dan udara kencang juga bisa mengganggu penglihatan. Terakhir, luka bakar akibat bahan kimia atau panas.

Dengan begitu para pekerja yang beraktivitas di lapangan mesti menggunakan alat pelindung diri (APD) berupa kacamata safety (pelindung) untuk menghindari cedera mata.

“Kacamata safety proyek biasanya digunakan para pekerja lapangan maupun pimpinan dan tamu proyek,” ujarnya.

Di tempat kerja yang memiliki resiko kecil seperti debu dan angin bisa menggunakan kacamata safety bening (clear lens) atau kacamata safety hitam.

Untuk partikel padat seperti debu dan benda kecil lainnya dan partikel cair seperti bahan kimia berbahaya, dan partikel gas seperti asap atau radiasi panas dapat menggunakan kacamata safety yang menutupi seluruh area mata yang dikenal sebagai safety goggles.

Selain itu supaya tidak ada celah yang bisa dimasuki oleh partikel-partikel tersebut untuk menjangkau mata Anda. 

Penggunaan kacamata safety proyek juga diperlukan para pekerja, karena sinar dari aktivitas pengelasan mengandung sinar Ultraviolet (UV).

Hal itu akan menimbulkan resiko dan bahaya jika sinarnya masuk ke mata secara bebas tanpa perlindungan.

Pekerja bisa menggunakan kacamata safety hitam yang memiliki fitur anti radiasi sinar Ultraviolet (UV) agar keselamatan mata Anda terjamin. (adm)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Enter Captcha Here :

Back to top button