Health

Manusiawi Punya Rasa Kecewa dan Cemas, Praktisi Kesehatan Mental Sebut Fokus dengan Pengendalian

Adjie Santosoputro mengutarakan kesehatan mental bisa dijaga dengan memperkaya literasi tersebut.

Jakarta, isafetymagazine.com – Praktisi Kesehatan Mental sekaligus Pendiri Santosha Emotional Healing Center, Adjie Santosoputro mengatakan perasaan cemas, sedih, dan kecewa dinilai sebagai sesuatu yang manusiawi.

Namun, pelampiasan atau pengalihkan emosi secara berlebihan, seperti makan berlebih atau berbelanja impulsif, bukan merupakan solusi jangka panjang.

“Mengalihkan emosi hanya menciptakan jeda, bukan memulihkan. Langkah awal yang sederhana adalah menyadari napas dan fokus pada hal-hal yang bisa kita kendalikan,” katanya.

Pernyataan ini disampaikannya dalam Webinar Tins Series: Mental Health bertajuk ‘Mindful Reset: Menguatkan Mental, Meningkatkan Kinerja’ yang digelar PT Timah Tbk pada Jumat (19/12/2025).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam membangun lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif.

Hal lainnya adalah meningkatkan kesadaran karyawan tentang keperluan menjaga kesehatan mental saat dinamika dan tantangan pekerjaan.

Webinar tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam membangun support system yang sehat dan menumbuhkan budaya saling mendengarkan di lingkungan kerja.

Adjie Santosoputro mengutarakan kesehatan mental bisa dijaga dengan memperkaya literasi tersebut.

Berikutnya, membangun support system yang positif, memperluas lingkar pertemanan yang sehat, dan menumbuhkan budaya saling mendengarkan.

“Budaya mendengarkan dan saling memberi dukungan psikologis sangat penting, baik di lingkungan kerja maupun kehidupan sehari-hari,” ucapnya.

PT TIMAH Tbk komit menghadirkan lingkungan kerja yang sehat secara fisik dan mental, sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kesejahteraan dan kinerja karyawan. (adm)

Sumber: AntaraNews Babel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button