Health

Pemerintah Tangani Covid-19 di Bawah Standar WHO

Tes Covid-19 harus disertai lacak semua kontak dan isolasi bagi yang terkonfirmasi Covid-19.

Banjarmasin, isafetymagazine.com – Data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menyebutkan tes Covid-19 yang dilakukan pemerintah rata-rata sebanyak 34.340 orang sampai sekarang. Angka ini masih di bawah standar WHO sebesar 38.500.

Standar WHO untuk rasio lacak isolasi sebesar 30,0 juga belum dipenuhi pemerintah yang baru mencapai 1,54. Bahkan, tingkat keterisian tempat tidur sudah mencapai 70%-80%, padahal standar WHO mensyaratkan kurang dari 60%.

“Kinerja penelusuran dan pelacakan yang kurang optimal dibandingkan kinerja tes dan perawatan,” kata Anggota Tim Pakar ULM untuk Percepatan Penanganan Covid-19, Syamsul Arifin di Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel) pada Sabtu (2/1/2021).

Padahal, pemerintah tekah melakukan strategi testing, tracing, tracking, dan treatment (3T) sebagai satu-kesatuan. Angka ini dinilai sebagai pemicu penularan senyap Covid-19 di masyarakat.

“Hal ini terus berkontribusi terhadap peningkatan angka positive rate akibat gagal dalam memutus rantai penularan,” ujarnya.

Dengan demikian, pemerintah harus meningkatkan dan memprioritaskan upaya tracing (kontak erat). Jadi, rasio lacak isolasi dapat mendekati standar yang ditetapkan WHO.

“Harapan kita pemerintah terus meningkatkan jumlah testing 1: 1000 penduduk tiap pekan dan upaya perawatan yang optimal, sehingga keterisian tempat tidur kurang dari 60%,” ujarnya,

Tes Covid-19 harus disertai lacak semua kontak dan isolasi bagi yang terkonfirmasi Covid-19 dapat menurunkan nilai Effective Reproduction Number (Rt) sebesar 64%. Hal ini dibandingkan tes tanpa disertai lacak dan isolasi hanya diperoleh penurunan Rt sebesar 2%.

“Rt yang angkanya kurang dari 1 maka intervensi yang dibuat pemerintah, fasilitas kesehatan maupun masyarakat bisa dikatakan berhasil,” jelasnya. (ant/adm)

Show More

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button