Keselamatan

Penyebab Kebakaran Petronas Belum Diketahui Sampai Sekarang

Sebanyak 323 orang warga masih mengungsi di pusat pemindahan sementara (PPS) di Dewan Masjid Putra Heights hingga Rabu petang.

Jakarta – Department Occupational Safety and Health (DOSH) masih menyelidiki penyebab insiden pipa gas milik Petronas Gas Berhad (PGB) di Putra Heights, Selangor, Malaysia yang meledak, sehingga terbakar pada Selasa (1/4/2025).

Tindakan ini juga mencakup untuk mengetahui kondisi dua pipa lainnya, setelah satu pipa meledak. DOSH juga sedang mengkaji prosedur isolasi saluran pipa gas.

β€œKita ingin memeriksa dua pipa lainnya untuk melihat apakah integritasnya baik atau tidak,” kata Kepala Polisi Daerah Subang Jaya, Asisten Komisioner Wan Azlan Wan Mamat pada Rabu (2/4/2025).

Petronas masih memantau kandungan gas di saluran tersebut hingga sekarang yang sebelumnya pada Rabu petang kandungan gas dalam saluran yang terbakar sudah kosong, sehingga pekerjaan pemulihan di area kejadian aman.

β€œIni berarti tidak ada lagi gas yang keluar dari area terjadinya insiden,” ujar dia.

Sebanyak 323 orang warga masih mengungsi di pusat pemindahan sementara (PPS) di Dewan Masjid Putra Heights hingga Rabu petang. Jumlah warga terdampak kebakaran pipa gas yang terpaksa mengungsi di PPS Dewan Serbaguna Majlis Bandaraya Subang Jaya mencapai 70 orang.

Polisi Daerah Subang Jaya mengungkapkan jumlah korban yang mengalami perawatan di rumah sakit (RS) hingga Rabu petang mencapai 41 orang. Dari jumlah ini sebanyak 30 beraa di RS milik Kementerian Kesehatan Malaysia (KKM), sedangkan untuk 11 orang lainnya di rumah sakit lain yang berbeda.

Polisi Diraja Malaysia (PDRM) juga melakukan kerja-kerja forensik di rumah-rumah yang terbakar. Langkah ini guna memastikan tidak ada korban jiwa pasca-insiden ledakan pipa gas milik anak perusahaan Petronas itu.

Tenaga Nasional Berhad (TNB) akan mengalirkan bekalan listrik ke 115 rumah yang dalam keadaan baik. Namun, mereka akan mengkaji apakah rumah di sana bisa dipasangi listrik lagi. (ant/adm)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Enter Captcha Here :

Back to top button