Fire SafetyMigasOil & Gas, MiningWorld News

Kilang Minyak di Louisiana Meledak, 7 Orang terluka

LOUISIANA, ISafetyMagz.com – Sebuah kilang minyak yang berlokasi di Danau Pontchartrain, Louisiana meladak pada Minggu, 15 Oktober waktu setempat. Sedikitnya tujuh orang dilaporkan terluka akibat peristiwa ini.

Juru Bicara Kepolisian Kota Kenner, Sersan Brian Mcgregor mengatakan, ada banyak korban luka akibat ledakan tersebut. Sejauh ini baru enam korban luka yang dikonfirmasi dan kemungkinan masih akan bertambah.

Berdasarkan laporan, Senin (16/10/2017), kilang minyak itu dioperasikan oleh Clovelly Oil Co. sebuah perusahaan minyak yang berbasis di New Orleans. Clovelly adalah satu-satunya perusahaan minyak yang beroperasi di Danau Pontchartrain. Perusahaan itu memiliki dua atau tiga sumur minyak dan gas aktif di lokasi tersebut.

Kobaran api yang masih menyala di Rig Louisiana (FOTO: Istimewa)

Wakil Presiden Clovelly, Donald Mckenroth mengatakan, pihaknya belum mengetahui penyebab terjadinya ledakan dan kebakaran di kilang minyaknya. Petugas pemadam kebakaran masih berusaha untuk memadamkan api yang berkobar.

“Kami punya banyak orang yang berada di rumah sakit. Kami belum tahu sejauh mana luka-luka mereka,” ujar Mckenroth.

Penjaga pantai AS dan pihak berwenang setempat menggunakan perahu untuk mencari salah satu pekerja yang masih hilang. Nama-nama para korban masih belum diumumkan.

Polisi menerima informasi dari warga terjadinya ledakan keras pada Minggu, 15 Oktober sekitar pukul 7.18 malam waktu setempat. Beberapa saat sebelumnya, mereka telah menerima laporan dari kilang tersebut bahwa sebuah kapal yang membawa korban terluka dalam perjalanan ke tepi danau.

Korban luka-luka di kapal tersebut dibawa dengan ambulans ke dua rumah sakit setempat. Beberapa pekerja menderita luka bakar parah akibat kebakaran. Namun, detail lainnya belum diketahui.

Sumber: okezone.com

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

3 + 5 =


Back to top button
Close
Close