Jakarta, isafetymagazine.com – Perusahaan Listrik Negara (PLN) menilai pemanfaatan Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) merupakan wujud dari penerapan prinsip Enviroment, Sustainability and Governance (ESG).
Langkah ini guna menjaga kelestarian lingkungan dan mendorong perekonomian masyarakat.
“Melalui FABA, kehadiran pembangkit PLN tak hanya bisa menjadi sumber listrik, tetapi juga mampu sebagai bahan dasar yang menjaga dan melestarikan lingkungan serta menggerakkan roda ekonomi di masyarakat,” kata Direktur Utama (Dirut) PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo.
FABA dimanfaatkan bagi masyarakat menjadi subgrade stabilisasi timbunan pilihan, subtitusi bahan baku semen, ready mix, material pencegah air asam tambang, paving, pembuatan batako, kansteen, U Ditch, pupuk, tetrapod, jalan beton, dan media tanam.
”FABA itu dulunya dipandang sebagai limbah yang tidak ada nilai ekonominya, tapi kini PLN berhasil melakukan inovasi dan mengubahnya menjadi produk yang kaya akan manfaat dalam menunjang pembangunan infrastruktur nasional,” ucapnya.
FABA mampu meningkatkan potential hydrogen/ph (kebasaan tanah) digunakan mencegah abrasi di daerah pesisir pantai, pupuk tanaman, bahan campuran beton, bahan pengeras jalan, pembuatan batako, dan pembangunan gardu distribusi. (ant/adm)












