APD Alat Pelindung Diri

Apa Fungsi Safety Lifeline Bagi Pekerja di Tempat Kerja?

Berbagai industri menggunakan lifeline yakni konstruksi bangunan, industri pertambangan, dan industri minyak dan gas (migas).

Jakarta, isafetymagazine.com – Garuda QHSE Institute menilai safety lifeline sebagai alat pelindung diri (APD) yang mesti dipakai pekerja saat beraktivitas di ketinggian.

Tindakan ini sebagai bagian dari keselamatan kerja di tempat kerja.

“Safety lifeline adalah peralatan keselamatan yang digunakan untuk membantu mengamankan pekerja yang bekerja di ketinggian dimana tempat tersebut tidak memililki anchor point atau titik titik hambat,” kata Penulis Garuda QHSE Institute, Indraloka Gusthia dalam laman resmi lembaga tersebut pada Selasa (23/1/2024).

Safety lifeline dipakai bagi pekerjaan di fall arrest dan fall restrain. Jadi, sistem ini dipakai guna mencegah jatuh dari ketinggian.

“Ada dua jenis lifeline yang umum digunakan, yaitu horizontal lifeline dan vertical lifeline,” ujarnya.

Horizontal lifeline dipakai pekerja di area kerja yang luas yang dipasang sejajar dengan permukaan tempat kerja.

“Lifeline ini umumnya digunakan di area kerja yang memiliki risiko jatuh tinggi, seperti konstruksi, ereksi baja struktural, dan pekerjaan jembatan,” tuturnya.

Indraloka Gusthia meneruskan vertical lifeline adalah kabel atau tali yang diikatkan pada titik penahan di atas dan peralatan penahan di bawah.

“Tindakan ini memungkinkan untuk melakukan gerakan vertikal seperti menara, tiang listrik, atau struktur vertikal lainnya,” ucapnya.

Selain itu terdapat flexible lifeline dan retractable lifeline. Flexible lifeline adalah tipe yang memakai kabel atau tali fleksibel guna memberikan keleluasaan gerak di area kerja yang kompleks atau terjal.

Untuk retractable lifeline memiliki tali yang dapat ditarik dan dilepaskan, otomatis mengunci ketika terjadi kecepatan gerak (jatuh).

“Sering digunakan di area kerja yang membutuhkan mobilitas tinggi,” ucapnya.

Fungsi lain dari safety line, ucap Indraloka Gusthia, antara lain penahanan gerakan pekerja di area kerja tertentu guna mencegah dia terjatuh atau tergelincir.

Hal lainnya adalah pengangkatan saat pekerja tergelincir.

“Beberapa sistem ini dilengkapi perangkat pemulihan/penarikan untuk menarik kembali pekerja setelah jatuh,” ucapnya.

Selain itu untuk fleksibilitas gerakan, sehingga memberikan fleksibilitas gerak yang diperlukan untuk bekerja secara efisien di lingkungan ketinggian.

Berbagai industri menggunakan lifeline yakni konstruksi bangunan, industri pertambangan, dan industri minyak dan gas (migas).

Selanjutnya, pemeliharaan jaringan listrik, industri konstruksi jembatan, dan industri penerbangan.

Berikutnya, pemeliharaan dan perbaikan serta kebakaran dan penyelamatan.

Untuk industri konstruksi bangunan seperti pemasangan atap dan pekerjaan di tingkat tinggi.

“Pada industri pertambangan, lifeline memberikan penahanan kepada pekerja yang bekerja di tepi lereng atau di atas tambang terbuka,” tuturnya.

Indraloka Gusthia mengemukakan lifeline dipakai industri migas dan menara bor laut guna melindungi pekerja selama pekerjaan perawatan, perbaikan, atau instalasi.

Industri pemeliharaan jaringan listrik dipakai pekerja melakukan perawatan atau perbaikan pada tiang listrik atau menara distribusi listrik untuk keselamatan.

“Pada proyek pembangunan jembatan, lifeline digunakan untuk melindungi pekerja yang melakukan pekerjaan pada ketinggian atau di atas sungai,” tuturnya.

Lifeline dipakai industri penerbangan untuk melakukan pemeliharaan pesawat atau menangani peralatan di atas atau di sekitar pesawat sering menggunakan lifeline.

Industri pemeliharaan dan perbaikan, ujar Indraloka Gusthia, yang menggunakan lifeline seperti industri manufaktur, fasilitas perhotelan, atau gedung perkantoran.

“Penyelamatan dan pemadam kebakaran menggunakan lifeline untuk memberikan akses ke area yang sulit dijangkau atau untuk memulihkan orang yang terperangkap,” ucapnya. (adm)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Enter Captcha Here :

Back to top button