Safety Management

Berbudaya K3 Tidak Hanya Berpakaian Saja

Waskita Karya mengikuti WISCA 2020 saat itu masih mengalami berbagai kecelakaan kerja.

Jakarta, isafetymagazine.com – World Safety Organization (WSO) Indonesia meminta budaya keselamatan yang dilakukan perusahaan-perusahaan di Indonesia tidak hanya ditunjukkan dengan mengenakan pakaian saja.

Contohnya, suatu perusahaan hanya menerapkan pemakaian alat pelindung diri (APD) dan helm proyek saja.

“Kalau itu diukur hanya level dua dari SMK3 (sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja),” kata Board of Director (BOD) WSO Indonesia, Eddy Suprianto di dalam ‘WISCA 2021 Verification with PT Cogindo Daya Bersama’ yang diselenggarakan secara virtual pada Kamis (4/2/2021).

Apabila Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sudah dilakukan perusahaan secara mandiri, maka implementasi ini sudah tidak tergantung Departemen K3.

Inisiatif tadi telah dipraktekan oleh perusahaan-perusahaan yang telah menerapkan K3 level 4 dan level 5.

“Level 4 dan level 5 adalah perusahaan-perusahaan yang tergolong kelas dunia,” ujarnya.

WSO Indonesia Representative, Soehatman Ramli, menambahkan WSO Indonesia mengutus setiap tahun perusahaan-perusahaan di Indonesia untuk memperoleh penghargaan tingkat dunia dari kantor pusat WSO.

“Tahun kemarin diselenggarakan di Las Vegas, Amerika Serikat,” jelasnya.

WSO merupakan organisasi K3 satu-satunya yang terdapat di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Organisasi ini berdiri di Amerika Serikat pada 1975.

“Perwakilan organisasi tidak hanya berada di Indonesia, tetapi juga terdapat di negara-negara lain seperti Australia, Singapura, dan Timur Tengah,” tukasnya.

Salahsatu kegiatan yang akan digelar WSO Indonesia adalah World Indonesia Safety Culture Award (WISCA) 2021 pada 24 Februari 2021. Acara ini memberikan penghargaan kepada perusahaan-perusahaan yang konsen menerapkan K3.

“Jadi, tidak hanya yang dapat tidak hanya perusahaan-perusahaan sudah mencapai zero accident saja,” tandasnya.

Contohnya, Waskita Karya mengikuti WISCA 2020 saat itu masih mengalami berbagai kecelakaan kerja saat membangun proyek infrastruktur.

Namun, setelah perusahaan ini terus bergabung dalam komunitas K3 yang dikelola WSO, kasus kecelakaan kerja semakin bekurang dialaminya.

“Waskita Karya menjadi maju setelah memperoleh award ini, karena terangsang untuk lebih baik,” paparnya.

Upaya yang dilakukan Waskita Karya meningkatkan K3 adalah melakukan reorganisasi perusahaan terutama terkait K3. Langkah ini tidak lepas dari upaya WSO yang ingin mengembangkan dan membudayakan K3.

“Slogan kami ‘Safety Way of Life Worldlife’,” urainya. (adm)

Show More

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Enter Captcha Here :

Back to top button