Environment

Jasa Marga dan KLH Teken Pengelolaan Sampah, Bentuk ESG dan Keberlanjutan

Subakti Syukur mengemukakan kolaborasi ini merupakan bukti nyata sinergi antara Jasa Marga dan pemerintah dalam menciptakan lingkungan hidup yang lebih baik dan sehat.

Jakarta, isafetymagazine.com – Jasa Marga dan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menandatangani nota kesepahaman tentang Pengelolaan Sampah, Limbah, Bahan Berbahaya dan Beracun di Rest Area KM 57A Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

Penandatanganan ini guna mengendalikan sampah di Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) di jalan tol yang dikelola oleh mitra swasta dan anak perusahaan Jasa Marga, sebagai bagian dari upaya peningkatan aspek Environmental, Social, and Governance (ESG).

Sejumlah pejabat yang hadir dalam acara tersebut adalah Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, Deputi Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah, dan B3 Ade Palguna Ruteka beserta jajarannya.

Kemudian, Direktur Utama (Dirut) PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Subakti Syukur yang didampingi oleh Direktur Operasi Jasa Marga Fitri Wiyanti, Direktur Pengembangan Usaha M. Agus Setiawan, beserta jajaran BOD-1 Jasa Marga.

Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq mengatakan pengendalian sampah di lokasi publik seperti TIP sangat penting, terutama di masa libur Idulfitri 1446H/2025.

Dengan 146,48 juta orang yang melakukan perjalanan mudik, potensi sampah mencapai 73.240 ton merupakan tantangan yang dapat diubah menjadi peluang.

β€œMelalui kerja sama strategis dan penerapan solusi inovatif seperti nota kesepahaman ini, kami optimis bahwa pengelolaan sampah akan semakin efektif, menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat bagi seluruh pengguna jalan,” katanya pada Selasa (1/4/2025).

Penerbitan Surat Edaran Nomor 02 Tahun 2025 oleh Kementerian LH merupakan langkah strategis untuk mengendalikan penumpukan sampah selama perayaan Lebaran di lokasi perayaan, wisata, dan perjalanan darat.

Hanif Faisol Nurofiq juga memuji upaya yang telah dilakukan oleh Jasa Marga dalam pengelolaan sampah di TIP dilakukan melalui penyediaan tempat sampah terpilah, Tempat Penampungan Sementara (TPS), serta pengangkutan sampah dari TPS menuju lokasi pengolahan.

β€œKami berharap inisiatif ini dapat menjadi contoh bagi fasilitas umum lainnya seperti rest area di jalan tol, terminal, stasiun, dan pelabuhan, sehingga pengelolaan sampah dapat dilakukan secara lebih efektif dan menyeluruh,” ujarnya.

Subakti Syukur mengemukakan kolaborasi ini merupakan bukti nyata sinergi antara Jasa Marga dan pemerintah dalam menciptakan lingkungan hidup yang lebih baik dan sehat.

β€œKami yakin bahwa pengelolaan sampah yang optimal akan memberikan dampak signifikan terhadap aspek ESG dan keberlanjutan bisnis kami, sekaligus memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan yang positif bagi masyarakat,” ucapnya. (adm)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Enter Captcha Here :

Back to top button