Jakarta, isafetymagazine.com – Pertamina merilis kampanye ‘Gerakan Sebar Energi Baik’ sebagai bagian dari upaya memperluas partisipasi publik dalam agenda transisi energi nasional.
Kampanye ini diperkenalkan bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Pertamina ke-68 dan ditujukan bagi masyarakat, komunitas, pelanggan, dan pemangku kepentingan lainnya.
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron mengatakan kampanye ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam aktivitas bisnis dan komunikasi publik.
Transisi energi membutuhkan keterlibatan lintas sektor, tidak hanya dari industri energi, tetapi juga masyarakat sebagai pengguna akhir.
“Melalui kampanye ini, Pertamina ingin mengajak masyarakat melakukan langkah-langkah sederhana namun berdampak besar. Mulai dari pengurangan emisi dalam aktivitas sehari-hari, efisiensi energi di rumah dan kantor, penggunaan produk Pertamina yang lebih bersih, hingga keterlibatan dalam program-program sosial lingkungan di sekitar wilayah operasi,” katanya.
Kampanye ‘Gerakan Sebar Energi Baik’ memanfaatkan berbagai kanal mulai dari media massa, platform digital, hingga aktivitas berbasis komunitas.
Pertamina juga merencanakan sejumlah kegiatan publik seperti festival tematik di beberapa kota, kolaborasi dengan komunitas energi dan lingkungan, serta program edukasi yang menyasar generasi muda.
Kegiatan ini dikombinasikan dengan aksi lingkungan berskala lokal, termasuk penanaman pohon dan pemanfaatan energi terbarukan oleh komunitas.
Kampanyenya juga menampilkan kisah dari masyarakat, mitra, dan pelaku usaha kecil yang terlibat dalam program-program keberlanjutan Pertamina.
Pertamina menilai pendekatan ini dimaksudkan untuk menunjukkan dampak ekonomi dan sosial dari inisiatif transisi energi, khususnya di tingkat lokal.
“Pesan utama kampanye menekankan bahwa transisi energi bukan hanya urusan industri, tetapi gerakan kolektif yang membutuhkan partisipasi semua orang,” ujarnya.
Pertamina menilai keberhasilan transisi menuju sistem energi rendah karbon tidak terlepas dari perubahan pola konsumsi dan peningkatan kesadaran publik.
Jadi, kampanye ini diposisikan tidak hanya sebagai aktivitas komunikasi, tetapi sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem pendukung transisi energi di Indonesia.
Pertamina akan melanjutkan berbagai inisiatif ESG yang telah berjalan, termasuk pengembangan desa berbasis energi, pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), konservasi lingkungan, serta program dekarbonisasi di sektor hulu dan hilir.
Langkah-langkah ini sejalan dengan target nasional menuju Net Zero Emission pada 2060 dan transformasi bisnis Pertamina untuk menjaga keberlanjutan usaha saat perubahan struktur industri energi. (adm)
Sumber: Investor Daily














