APD Alat Pelindung Diri

60 Ribu Pasang Safety Ranger Diproduksi Kurnia Safety Supplier Sehari, 73 Persen Pengguna dari Sektor Pertambangan dan Perkebunan Sawit

KSS juga memproduksi berbagai APD lainnya, seperti helm keselamatan dan perlengkapan kerja standar industri.

Jakarta, isafetymagazine.com – Kurnia Safety Supplier (KSS) memproduksi sebanyak 600 pasang sepatu yang tergolong alat pelindung diri (APD) bernama Safety Ranger per hari.

Produk ini digunakan sejumlah perusahaan besar, termasuk PT Bukit Asam dan industri sawit di berbagai daerah.

“Sekitar 73 persen klien kami berasal dari sektor pertambangan dan perkebunan sawit,” kata Marketing Manager PT KSS, Trisa Soetjipto.

Pernyataan ini disampaikannya saat Pameran ADEXCO 2025 yang berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta pada 10-13 September 2025 pada Rabu (10/9/2025).

KSS berdiri pada 1 Juli 2003 berawal dari sebuah rumah toko (ruko) kecil dengan aktivitas trading yang berkembang menjadi produsen dengan fasilitas manufaktur modern di Cikarang, Jawa Barat (Jabar).

“Sejak awal kami fokus menghadirkan APD lengkap, dari ujung kepala hingga ujung kaki. Produk unggulan terbaru kami adalah sepatu safety dengan merek SAFETY RANGER, hasil produksi pabrik KSS di Cikarang,” ucapnya.

“Menggunakan teknologi direct injection, sepatu ini dibuat tanpa lem dan tanpa jahitan sehingga lebih kuat, aman, dan tahan lama.”

KSS juga memproduksi berbagai APD lainnya, seperti helm keselamatan dan perlengkapan kerja standar industri.

Perusahaan ini juga memperkenalkan produk medis darurat unggulan seperti Automated External Defibrillator (AED).

Trisa Soetjipto mengemukakan KSS berkomitmen mendukung penguatan industri nasional melalui pengembangan produk dalam negeri.

“Dulu banyak produk kami berbasis impor, tetapi kini sebagian besar sudah kami produksi sendiri di Indonesia,” tuturnya.

“Langkah ini sekaligus memperkuat kemandirian industri APD nasional.”

KSS menargetkan menjadi market leader APD di Indonesia sebelum memperluas pasar ke kawasan Asia Tenggara.

“Fokus kami saat ini adalah memperkuat layanan dan memperluas penetrasi pasar domestik. Setelah itu, barulah kami melangkah ke regional,” tuturnya. (adm)

Sumber: Kompasindo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button