APD Alat Pelindung Diri

Berikut 3 Fungsi dan 3 Jenis Helm Untuk Keselamatan Pekerja

Banyak helm pemadam kebakaran yang dilengkapi pelindung wajah atau pelindung lipat untuk melindungi mata dan wajah

Jakarta, isafetymagazine.com – Safety Sign mengemukakan helm safety (keselamatan) digunakan pekerja sebagai alat pelindung diri (APD) guna melindungi dari cedera kepala akibat benda jatuh, serpihan, hujan, dan sengatan listrik. Pembuatan

Alat ini dilengkapi kain yang disikat pada busa dan sistem ventilasi silang yang dirancang untuk memiliki kapasitas tahan benturan yang tinggi.

Helm safety memiliki tiga jenis fungsi sesuai kebutuhan yakni helm industri, helm pengaman listrik, dan helm pemadam kebakaran. Helm industri merupakan jenis helm yang dibuat melindungi penggunanya dari cedera kepala akibat benda jatuh, puing-puing, atau kontak kepala dengan benda diam secara tidak sengaja di lokasi konstruksi pabrik.

“Biasanya, kulit terluar helm industri terbuat berbahan dasar high-density polyethylene (HDPE) atau polikarbonat, yang mampu menahan benturan dan penetrasi,” kata Safety Sign dalam situs resminya pada Selasa (9/1/2024).

Di dalam cangkang, sistem suspensi bertindak sebagai peredam kejut yang dapat menyerbakan kekuatan benturan ke area kepala lainnya. Sistem ini juga menjaga jarak antara cangkang dan kepala pengguna guna ventilasi.

Sementara itu helm pengaman listrik diproduksi untuk melindungi teknisi listrik dari potensi terpapar oleh bahaya listrik seperti bekerja dengan saluran atau peralatan bertegangan tinggi.

Bahan helm safety ini wajib terbuat dari bahan non-konduktif seperti fiberglass yang diperkuat atau polietilen densitas tinggi.

“Hal ini penting untuk diimplementasikan untuk meminimalkan risiko sengatan listrik atau busur listrik, yang dapat berakibat kecelakaan fatal. Menyerupai dengan helm industri pada umumnya, helm ini juga memiliki sistem suspensi di dalam cangkangya yang memberikan perlindungan benturan,” ujarnya.

Helm pengaman listrik, ujar Safety Sign, memiliki pinggiran atau pelindung busur yang panjang yang dapat mencegah busur listrik mencapai wajah dan leher. Helm ini wajib menerapkan peraturan yang ketat seperti ANSI Z89.

“Penting bagi pengguna untuk memeriksa dan mengganti helm pengaman listrik secara berkala sesuai rekomendasi pabrik karena degradasi bahan yang dapat menurunkan kemampuan pelindung kepala,” tuturnya.

Pada sisi lain helm pemadam kebakaran adalah pelindung kepala yang dirancang untuk melindungi petugas pemadam kebakaran dari berbagai bahaya seperti suhu ekstrem, puing-puing, paparan api dan gas panas.

Bahan utama yang digunakan untuk membuat helm pemadam kebakaran meliputi bahan yang tahan panas seperti fiberglass, termoplastik, atau kevlar.

“Biasanya cangkang kaku helm ini memberikan perlindungan terhadap benturan dan terdapat juga lapisan dalam yang menawarkan perlindungan termal,” ujarnya.

Safety Sign mengutarakan banyak helm pemadam kebakaran yang dilengkapi pelindung wajah atau pelindung lipat untuk melindungi mata dan wajah dari panas, serpihan yang berterbangan, serta pelindung leher untuk melindungi dari kejatuhan bara api.

“Helm pengaman listrik, helm pemadam kebatan wajib memenuhi standar yang diterapkan oleh National Fire Protection Association (NFPA) yang menentukan ketahanan termal, perlindungan benturan dan jarak pandang,” ucapnya.

Sementara itu helm pertambangan berbahan dasar polikarbonat dan fiberglass guna mencegah benturan batu dan puing-puing. Alatnya, terintegrasi lampu depan guna melihat penambangan dengan jelas.

Aksesoris lainnya meliputi pelindung telinga atau pelindung wajah dan ventilasi kepala untuk mengurangi penumpukan panas dan meningkatkan kenyamanan penggunaan.

Helm safety juga dibagi tiga kelas yakni yaitu kelas A, kelas B dan kelas C. Helm kelas A menawarkan pemakai ketahanan benturan dan penetrasi selain perlindungan tegangan terbatas (hingga 2200 volt).

Helm kelas B menawarkan kualitas perlindungan terbaik terhadap bahaya listrik dengan kejutan tegangan tinggi dan perlindungan terhadap luka bakar.

“Kelas ini juga memberi perlindungan kepada pengguna terhadap bahaya penetrasi yang disebabkan oleh benda jatuh,” tuturnya.

Helm kelas C menawarkan keringanan dan perlindungan benturan, tetapi helm kelas C tidak dapat memberi perlindungan terhadap bahaya listrik. (adm)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Enter Captcha Here :

Back to top button