FeaturedOHSRegional News

Serka Edi Surianto: ‘Saya Bangga Jadi HSE Inspector’

SUKABUMI, isafetymagz.com – Sersan Kepala (Serka) TNI Edi Surianto (52) tak pernah membayangkan jika di masa menjelangnya purna tugas di kesatuannya di TNI AD, ia akan mengurusi para pekerja konstruksi.

Selama 30 tahun, Edi bergelut di dunia militer. Tak pernah sekalipun ia mengurusi para pekerja. Yang ia pahami selama ini adalah aturan militer dan menjalankan tugas-tugas kedinasan militer.

SERKA EDI SURIANTO

Ketika usianya menapaki 51, tiba-tiba saja ia mendapat tawaran dari kesatuannya mendaftarkan diri untuk menjadi peserta pendidikan dan pelatihan tentang K3 Konstruksi yang diselenggarakan TNI bekerjasama dengan PT Waskita Karya (Persero) Tbk.

Kata Edi, tak mudah untuk menjadi peserta meski sudah mendaftarkan diri. Banyak prajurit TNI yang juga akan memasuki masa pensiun seperti dirinya, ikut mendaftar.

Edi bersyukur karena ia lolos tahap seleksi dan berhak mengikuti pendidikan dan pelatihan tentang K3 Konstruksi. Setelah 12 hari menjalani pelatihan, Edi dan sejumlah rekannya dari TNI AD mengantongi sertifikat sebagai Ahli Muda K3 Konstruksi dari Kementerian Ketenagakerjaan.

Berbekal sertifikat ini, Edi dan rekan-rekan sesama prajurit dari TNI AD direkrut PT Waskita Karya sebagai petugas pengawas K3 atau HSE Inspector. Bagi Edi, konstruksi bukan dunia baru. Sebab selama 30 tahun lebih sedikit ia memang bergumul dengan hal-hal yang berkaitan dengan bangunan mengingat tempat dinasnya di Direktorat Zeni TNI AD.

Karena itu, ketika ditempatkan di proyek tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) Serka Edi Surianto mengaku tak mengalami kesulitan berarti.

“Yang sulit justru ketika menghadapi para pekerja. Susah diatur. Tetapi itu pada awalnya saja,” kata Edi ketika ditemui isafetymagz.com di lokasi proyek tol Bocimi Seksi 2 (Cigombong – Cibadak) di Desa Purwasari, Kecamatan Cicurug, Kab Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (23/3/2019) pekan lalu.

Serka Edi Surianto (kiri) ketika mengikuti Safety Morning di proyek tol Bocimi Seksi 2, Sabtu (23/3/2019). (Foto:isafetymagz.com/Hasanuddin)

Sebagai HSE Inspector, tugas Edi memang megawasi para pekerja yang di area tugasnya yaitu proyek tol Bocimi Seksi 2 untuk memastikan bahwa seluruh proses kerja yang tengah dikerjakan para pekerja itu menerapkan aspek K3.

Sudah empat bulan Serka Edi ditempatkan di proyek tol Bocimi Seksi 2. Di sana, ia sendirian. Sementara pekerja yang mesti diawasinya ada ratusan. Tapi Edi mengaku tak mengalami kendala berarti, sebab ia bertugas berdasarkan sistem yang telah dibuat manajemen proyek.

Selama bertugas, Edi mengaku banyak menemukan pelanggaran K3 yang dilakukan para pekerja. Paling sering, katanya, tidak mengenakan helm keselamatan. Kepada setiap pekerja yang kedapatan melanggar aturan K3, Edi selalu menggunakan pendekatan persuasif.

Walaupun terkadang tindakan tegas perlu juga diberlakukan kepada para pekerja, terutama yang membandel. “Tapi hukumannya paling push up,” kata ayah dua anak yang salah seorang di antaranya kini mengikuti jejaknya sebagai tentara dan kini menjadi anggota Paspampres.

Serka Edi Surianto foto bersama Direktur QHSE Waskita Karya Wahyu Utama Putra (tengah berkacamata). (Foto:isafetymagz.com/Hasanuddin)

Di usianya yang sudah berkepala 5, Edi mengaku sebelum menjalani pelatihan dari Waskita Karya, ia sama sekali tidak mengenal apalagi mengetahui dan memahami apa itu K3.

Tetapi kini, jiwa K3 sudah melekat pada dirinya. Jarak 30 km dari lokasi proyek ke rumahnya di kawasan Bogor, setiap hari ia tempuh. “Saya harus memastikan, berangkat dari rumah dalam kondisi sehat walafiat, maka pulang ke rumah juga saya harus dalam kondisi yang sehat dan selamat. Itu lah yang selalu saya terapkan juga kepada para pekerja di proyek,” kata Edi.

Serka Edi Surianto, pria asal Binjai, Sumatera Utara itu kini bangga menjadi HSE Inspector. “Saya bangga Pak menjadi orang K3. Saya bangga menjadi HSE Inspector,” tegas pria yang tahun depan akan memasuki masa purna tugas ini. (Hasanuddin)

Show More

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button