Safety Mining

Tujuh Penambang Emas di Sei Seribu Belum Ditemukan

Penyebab longsor yang menimpa sepuluh penambang pada Rabu (19/11/2020) pukul 11.30 WIB belum diketahui secara pasti.

Kotawaringin Barat. Isafetymagazine.com – Tim evakuasi gabungan masih mencari tujuh dari sepuluh penambang emas yang tertimbun longsor di area pertambangan masyarakat di Sei Seribu, Pangkut, Arut Utara, Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah (Kalteng).

Tujuh korban yang dimaksud adalah Tatan (30), Muharom (22), Reza (20), Susa (25), Bayu (25), Dian (26), dan Mukadir (47).

“Kegiatan evakuasi akan dilanjutkan hari ini (Sabtu lalu) sambil menunggu opsi proses evakuasi dari Tim Basarnas,” kata Danramil Arut Utara Kapten Yunus Aji di Kotawaringin Barat pada Sabtu (21/11/2020).

Sebelumnya, Tim evakuasi gabungan menghentikan tindakan ini akibat cuaca buruk berupa hujan lebat dan lokasi berlumpur pada Jumat (20/11/2020) pukul 21.30 WIB. Tim ini terdiri dari TNI, Polri, BPBD, dan Basarnas.

“Tiga penambang yang ditemukan dengan kondisi ketiganya meninggal dunia akibat tertimbun material tanah,” jelasnya.

Mereka adalah Yuda (24) dan Nurhidayat (28) berasal dari Desa Salofa Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, serta Rana Solihat (20) berasal dari Desa Cikeusal Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Menyoal apa penyebab longsor yang menimpa sepuluh penambang pada Rabu (19/11/2020) pukul 11.30 WIB belum diketahui secara pasti.

Namun, ini diduga akibat mereka menggali lubang terlalu dalam hingga menembus lubang bekas penambang sebelumnya. (ist/Lutifa Akta Rahmawati)

Show More

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button