Depok, isafetymagazine.com – Bank Tabungan Negara (BTN) melakukan penanaman 5.000 bibit pohon di Kota Depok, Jawa Barat sebagai bagian dari implementasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perseroan dengan tema ‘BTN Tumbuh Bersama Alam’ di Indonesia.
Corporate Secretary PT BTN (Persero) Tbk, Ramon Armando mengatakan perseroan memilih Depok sebagai lokasi program, karena mendukung ketahanan lingkungan.
Selain itu pertumbuhan ekonomi sebagai penyangga Daerah Khusus Jakarta (DKJ).
Hal lainnya diharapkan dapat meningkatkan ketahanan lingkungan di Depok selama jangka panjang.
“BTN meyakini keberlanjutan lingkungan merupakan fondasi penting dalam mendukung kualitas hidup masyarakat untuk masa kini dan mendatang. Penanaman 5.000 pohon ini menunjukkan bahwa Kota Depok mempunyai fungsi krusial terhadap lingkungan yang harus dijaga secara bersama-sama,” katanya di Jakarta belum lama ini.
Penanaman 5.000 pohon dilaksanakan BTN di atas lahan seluas sekitar 3,7 hektare milik Pemerintah Kota (Pemkot) Depok di Kelurahan Cisalak.
Lahan ini direkomendasikan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menjadi lokasi penghijauan sebagai kawasan resapan air dari sebelumnya lahan terbuka yang ditanami pepohonan.
Komposisi pohon yang ditanam meliputi 1.500 pohon mangga, 950 nangka, 500 jambu, 50 alpukat, 1.000 eucalyptus rainbow, 500 mahoni, dan 500 tabebuya rosa.
Jenis-jenis pohon ini dipilih untuk memberikan manfaat ekologis secara optimal mulai dari resapan air, peningkatan kualitas udara, mendukung ketahanan pangan, dan meningkatkan estetika ruang terbuka hijau perkotaan.
BTN mengemukakan seluruh pohon tercatat di dalam sistem dan dimonitor untuk memantau pertumbuhannya serta potensi penyerapan karbon.
“Kami ingin memastikan bahwa penanaman pohon yang dilakukan perseroan ini memberikan dampak nyata melalui peningkatan kualitas lingkungan untuk masyarakat sekitar. Hal ini sekaligus membuktikan pengelolaan program TJSL BTN yang terukur dan akuntabel,” ujarnya.
Ramon Armando meneruskan program ini juga diproyeksikan memberikan manfaat langsung bagi sekitar 5.000 masyarakat.
Hal lainnya mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB), khususnya TPB 15 Ekosistem Daratan dan TPB 13 Penanganan Perubahan Iklim.
Inisiatif ini juga sejalan dengan tujuan TJSL BUMN dalam mendorong pembangunan lingkungan yang berkelanjutan serta menciptakan nilai tambah bagi masyarakat dan perseroan.
“Perseroan memandang keberlanjutan lingkungan merupakan isu penting bagi kehidupan manusia yang harus dijaga dan dikelola dengan melibatkan seluruh elemen pemangku kepentingan,” tuturnya. (adm)
Sumber: BTN














