Regional News

Dua Pekerja GNI Tewas dalam Sepekan Terakhir

Sebelumnya, pada 30 Juni 2022 seorang pekerja asal Desa Kalatiri, Kecamatan Burau Kabupaten Luwu Timur juga tewas.

Morowali, isafetymagazine.com – Jaringan Advokasi Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Indonesia (JARI) meminta investigasi dilakukan aparat penegak hukum (APH) terhadap kecelakaan kerja di PT Gunbaster Nickel Industry (GNI).

Pasalnya, dua pekerja tewas akibat kecelakaan kerja selama satu pekan terakhir yakni pada Rabu (6/7/2022) pukul 2.00 WIB dan Kamis (30/6/2022).

Pekerja yang tewas pada 6 Juli 2022 bernama Alif Rahman (21) di bagian crew tungku di smelter satu . Dia baru bekerja selama dua pekan enam hari di sana.

Dari laporan Petugas Jaga HSE Departemen Akbar Abbas disebutkan pada saat pembuangan sleg tungku enam di smelter satu dilakukan oleh lima pekerja termasuk korban. Pada saat pembuangan sleg korban duduk di samping tuas mesin hidrolik.

Selanjutnya, setelah penutupan pintu sleg korban dinyatakan hilang yang ditemukan hanya helm di jalur pembuangan sleg, sedangkan sepatu ditemukan di pinggir genangan pembuangan sleg.

Berikutnya, seorang pekerja melakukan penggalian material, tiga jam kemudian korban ditemukan dalam keadaan tewas.

Sebelumnya, pada 30 Juni 2022 seorang pekerja asal Desa Kalatiri, Kecamatan Burau Kabupaten Luwu Timur juga tewas.

“Hanya dalam sepekan jaraknya, dua karyawan Indonesia, keduanya meninggal akibat kecelakaan kerja itu,” kata Direktur Eksekutif JARI Burhanuddin Hamzah pada Kamis (7/7/2022).

Kecelakaan kerja juga terjadi di lokasi GNI yakni sopir berinisial DT tertimbun longsor di jalur pelebaran. Selain itu operator excavator yang tertimbun di gunung batu arah jetty dan pekerja asal Warga Negara Asing (WNA) juga tewas akibat tertindis besi dari ketinggian.

JARI menduga sejumlah pekerja tewas di GNI akibat tidak menerapkan keselamatan dan Kesehatan kerja (K3) secara tepat. Namun, APH tidak menghentikan tempat kejadian perkara (TKP) untuk penyelidikan apa penyebab pekerja tewas.

GNI berlokasi di Desa Bunta, Kecamatan Petasia Timur, Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah. (metrosulteng/adm)

Tampilkan Lebih

Leave a Reply

Your email address will not be published.




Enter Captcha Here :

Back to top button