Regional News

Duh Truk Obesitas Makin Marak

JAKARTA, ISafetyMagz.com – Truk bermuatan lebih (overload) alias ‘obesitas’ masih banyak ditemui di jalanan. Padahal langkah penanganan truk ‘obesitas’ sudah dilakukan selama bertahun-tahun mulai dari penerapan jembatan timbang, penghapusan denda hingga penurunan barang di tempat.

Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR Arie Setyadi Moerwanto mengatakan, keberadaan truk ‘obesitas’ ini telah banyak menimbulkan kerugian. Selain dana preservasi yang terpusat untuk penanganan jalan-jalan rusak yang disebabkan oleh truk berbeban lebih ini, dia juga telah menimbulkan masalah kemacetan hingga ambruknya jembatan seperti yang terjadi di Widang beberapa waktu lalu.

“Sekarang lihat ya. Di jalan tol atau di jalan nasional, ada nggak dalam satu hari nggak melihat truk yang as nya patah?” katanya kepada detikFinance saat ditemui di kantornya, Jakarta, Rabu (30/5/2018).

“Sebagai contoh kita punya kasus di jembatan widang. Ini kan kita takut jembatan lainnya, seperti di Jalan Daendels itu kan juga banyak jembatan. Dia umurnya lebih tua lagi. Kita minta tolong dong dibatasi, semuanya give up, nggak berani membatasi,” tambahnya.

Dilihat dari monitoring weight in motion (WIM) yang disisipkan pada salah satu jembatan timbang di Kendal, Jawa Tengah pun, setidaknya 65% truk yang melintas merupakan truk overload. Hal ini semakin membuktikan bahwa penanganan truk overload di jalan belum menunjukkan hasil yang memuaskan.

“Ini memang harus kita tanggulangi lebih serius lagi. Karena kan kerugian kita besar sekali mengenai hal tersebut,” katanya.

Dia juga berharap para pengusaha logistik tak melulu mengandalkan jalur darat untuk mengangkut barangnya. Koordinasi lintas Kementerian/Lembaga pun diperlukan untuk mengatasi persoalan ini.

“Kalau menurut saya, sistem logistiknya yang harus diubah. Salah satunya mendekatkan industri dengan pelabuhan sehingga dia tidak terlalu jauh jalan daratnya. Lalu moda transportasi logistik yang lain itu harus dikembangkan juga sehingga biayanya itu bisa menjadi lebih murah,” katanya.

“Yang kami lakukan sekarang menjelaskan bahwa ada kerugian di sini dan lain-lain. Mudah-mudahan direspons lebih baik lagi,” tutup Arie.

Sumber : https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4046292/ini-bukti-truk-obesitas-di-jalan-makin-marak

Show More

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

9 + 8 =


Back to top button