Event HSE

WSO INDONESIA SEMINAR & AWARD 2019

Event WISA 2019

Proses pembangunan Indonesia menuju negara industri maju disamping membawa dampak positif  juga menimbulkan berbagai dampak negatif bagi masyarakat Indonesia seperti peningkatan angka kecelakaan kerja. Oleh karena itu, untuk menghindari dan/atau mengurangi dampak yang tidak diinginkan tersebut, maka aspek keselamatan (safety) harus telah dipertimbangkan sejak rancang bangun, konstruksi, pengoperasian dan perawatan suatu alat, bangunan, fasilitas, instalasi dan/atau sistim operasi, baik di sektor pertambangan, migas, konstruksi dan sektor-sektor pembangunan lainnya.

Budaya Keselamatan (Safety Culture) sangat perlu untuk ditumbuhkan dan dipelihara di semua sektor pembangunan, termasuk di sector pertambangan, migas, konstruksi dan sektor-sektor pembangunan lainnya.

Pemberian penghargaan terhadap Perusahaan, Perguruan Tinggi, Organisasi Keselamatan dan Tokoh yang sangat peduli terhadap pembudayaan keselamatan di daerah tanggung-jawabnya masing-masing, sangat diperlukan untuk menjadi suri-teladan bagi yang lainnya.

Soehatman Ramli, Dipl. SM, MBA, selaku Chairman of WSO Indonesia mengatakan bahwa untuk mendukung terciptanya perusahaan, organisasi, lembaga pendidikan dan pribadi-pribadi yang berbudaya keselamatan, maka WSO (World Safety Organization) Indonesia, pada tanggal 19 Nopember 2019 telah menyelenggarakan Acara “WISA-2019” (WSO Indonesia Seminar & Award 2019) bertempat di Ballroom Balai Kartini  – Jakarta.  Adapun tema utama dari kegiatan tehunan WSO Indonesia ini adalah  “Path to the World Class of Safety Culture Level”.  Dan ini masih selaras dengan moto WSO sendiri, yakni: “Making Safety a Way of Life ….. Worldwide”.

Saat Laporan di Pembukaan Acara “WISA-2019”, Ir. Eddy Suprianto, M.App.Sc. selaku Ketua Panitia menyebutkan bahwa 3 (tiga) tujuan utama dari Acara ini adalah untuk:

  1. Sharing Ilmu Pengetahuan dan Pengalaman tentang “Upaya Pembudayaan Keselamatan di Sektor Pertambangan, Migas dan Konstruksi”;
  2. Sharing Ilmu Pengetahuan dan Keterampilan tentang “Teknik Pengukuran Tingkat Kematangan Budaya Keselamatan di Sebuah Perusahaan atau Sebuah Organisasi”; dan
  3. Memberikan apresiasi kepada Pimpinan Perusahaan, Pimpinan Lembaga Pendidikan, Pimpinan Organisasi Keselamatan dan Praktisi Keselamatan atas peranserta mereka dalam meningkatkan Budaya Keselamatan (Safety Culture) di wilayah tanggung-jawab mereka masing-masing dan juga di masyarakat sekitar mereka.

Lebih lanjut Eddy Suprianto menambahkan bahwa bentuk Acara WISA-2019 ini ada 3 (tiga) kegiatan, yakni:

  1. Penyelenggaraan WSO Indonesia Seminar on Safety Culture;
  2. Pemberian WSO Indonesia Award 2019; dan
  3. Penyelenggaraan WSO Indonesia Safety Exhibition.

Pada kegiatan Seminar on Safety Culture telah hadir Dirjen Pembinaan & Penegakan Hukum dari Kementrian Ketenagakerjaan selaku Keynote Speaker yang telah menyampaikan Kebijakan Pemerintah Indonesia terkait Target Nasional “Indonesia Berbudaya K3 Tahun 2020”.  Dari Kementrian PUPR menghadirkan seorang Government Speaker yang menyampaikan makalah berjudul “Upaya Pembudayaan K3 Konstruksi di Indonesia”.  Sedangkan dari unsur BUMN menghadirkan  Ir. Lelin Eprianto, MM selaku SVP Corporate HSSE PT Pertamina (Persero), dengan makalah berjudul “Pengukuran Budaya Kesela-matan di PT Pertamina (Persero)”.

Disamping itu hadir pula 4 (empat) Narasumber Publik, yani:

  1. Arief Zulkarnain dari PT SMART Safety dengan makalah berjudul: “Membentuk Budaya K3”;
  2. Chandra Satrya, M.App.Sc. selaku Dosen Senior FKM – Universitas Indonesia, dengan makalah berjudul: “Pengukuran Budaya Keselamatan”;
  3. Agoes Mudjihardjo, SH. selaku Direktur Building & Plant Safety Institute, dengan makalah berjudul: “Teknik Pengukuran Budaya Keselamatan di Perusahaan”; dan
  4. Nunu Zainul Fuad, S.Si. dari JLEBB Management menyampaikan makalah berjudul: “Pembudayaan Keselamatan melalui Kecerdasan Spiritual”.

Terkait kegiatan pemberian “WSO Indonesia Award 2019”, Dr. M. Syahfirin Abdullah, SE., ME., selaku Vice Chairman WSO Indonesia menyampaikan bahwa di tahun 2019 ini WSO Indonesia berhasil memilih dan memberangkatkan 4 (empat) Penerima WSO Award ke WSO Pusat di Las Vegas, USA.  Ke empat Penerima WSO Award tsb juga telah diberi Penghargaan Tambahan oleh WSO Indonesia di Acara “WISA-2019” lalu. Ke empat Penerima WSO Indonesia Award 2019 tersebut adalah:

  1. Rudiyanto, MM. – Penerima WSO Indonesia Concerned Citizen Award;
  2. PT Waskita Karya (Persero) -Penerima WSO Indonesia Concerned Company Award;
  3. Universitas Binawan – Penerima WSO Indonesia Concerned Educational Award; dan
  4. APKPI (Asosiasi Profesi Keselamatan Indonesia) selaku Penerima WSO Indonesia Concerned Organization Award.

Selain menerima Penghargaan, mereka diwajibkan untuk menyampaikan makalah.

PT Waskita Karya (Persero) menampilkan Subhan, ST, MT. selaku GM-HSE PT Waskita Karya dengan makalah berjudul:  “Peran PT Waskita Karya dalam Upaya Pembudayaan Keselamatan Konstruksi di Indonesia”.  Selanjutnya Drs. M. Sofyan Hawadi, M.A selaku Rektor Universitas Binawan menyampaikan makalah berjudul:  “Upaya Pembudayaan Keselamatan di Universitas Binawan”.  Dan terakhir Ade Kurdiman, ST.,MKKK, selaku Sekjen APKPI menyampaikan mkalah berjudul:  “Peran APKPI dalam Upaya Pembudayaan Keselamatan Pertambangan di Indonesia”.

Selaku Ketua Panitia, Ir. Eddy Suprianto, M.App.Sc., mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak, termasuk Pembicara, Sponsor, Panitia dan Peserta yang berjumlah sekitar 150 orang, yang telah membuat acara ini berjalan lancar dan sukses.- Ir. Eddy Suprianto

Tags
Show More

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

6 + 5 =


Back to top button
Close
Close